Halmaheranesia – Tim dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Menanamkan Cinta Rempah Sejak Dini: Penguatan Karakter Siswa MI Hidayatullah Kota Ternate melalui Cerita Anak dan Aktivitas Kreatif Berbasis Rempah” di MI Hidayatullah Kota Ternate pada Kamis, 21 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 32 siswa MI Hidayatullah bersama para guru sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kembali kekayaan rempah Maluku Utara melalui pendekatan literasi dan pembelajaran yang menyenangkan.
Kegiatan yang diprakarsai oleh tim dosen FIB Universitas Khairun ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menanamkan kecintaan terhadap rempah sejak usia dini. Sebagai wilayah yang dikenal sebagai Kota Rempah, Ternate memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan rempah dunia, khususnya cengkih dan pala. Namun, seiring perkembangan zaman, pengetahuan generasi muda mengenai rempah sebagai identitas budaya daerah mulai berkurang sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu mengenalkan kembali kekayaan tersebut kepada anak-anak.
Ketua tim pengabdian, Ratna, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya mendukung pendidikan karakter berbasis potensi lokal.
“Rempah bukan hanya hasil alam yang memiliki nilai ekonomi, tetapi juga bagian dari sejarah dan identitas budaya Maluku Utara. Melalui cerita anak dan aktivitas kreatif, kami ingin siswa mengenal rempah dengan cara yang menyenangkan sehingga tumbuh rasa bangga dan keinginan untuk melestarikannya sejak dini,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan pengenalan berbagai jenis rempah yang banyak ditemukan di Maluku Utara, seperti cengkih, pala, kayu manis, dan jahe.
Selanjutnya, siswa diajak mendengarkan cerita anak bertema rempah yang mengangkat nilai-nilai kejujuran, kerja sama, tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan kecintaan terhadap budaya lokal.
Agar pembelajaran lebih interaktif, tim pengabdian juga mengajak siswa mengikuti berbagai aktivitas kreatif berbasis rempah. Melalui kegiatan berkarya, siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung yang mampu meningkatkan pemahaman sekaligus kreativitas mereka.
Kepala MI Hidayatullah Kota Ternate, Dermawan Surya Kencana, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pengenalan budaya lokal melalui metode yang kreatif sangat membantu sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan literasi peserta didik.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada tim dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun atas pelaksanaan kegiatan ini. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena sangat bermanfaat dalam mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda,” ungkapnya.
Antusiasme juga terlihat dari para siswa yang aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya mengenal berbagai jenis rempah, tetapi juga memahami bahwa rempah merupakan bagian penting dari sejarah dan identitas Kota Ternate.
Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap siswa semakin mencintai kekayaan alam dan budaya daerahnya, sekaligus memiliki karakter yang kreatif, peduli, dan bangga terhadap warisan lokal.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan literasi dan pendidikan karakter berbasis budaya lokal, serta Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pelestarian warisan budaya.
Pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara Universitas Khairun dan MI Hidayatullah Kota Ternate dalam menghadirkan program-program edukatif yang mengangkat potensi lokal sebagai sumber belajar bagi peserta didik.





