Halmaheranesia – Wakil Wali Kota (Wawali) Ternate, Nasri Abubakar, melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari kedua di SMP Negeri 7 Kota Ternate, Selasa, 14 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 386 siswa mengikuti kegiatan MPLS. Nasri turut didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ridwan Ali, serta jajaran guru SMP Negeri 7 Kota Ternate.
Ditemui usai monitoring, Nasri menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk meningkatkan mutu pendidikan secara merata tanpa lagi memberikan label sekolah favorit.
“Seperti yang telah disampaikan Wali Kota, di Ternate tidak ada lagi istilah sekolah favorit. Predikat sebuah sekolah ditentukan oleh prestasi yang diraih,” ujar Nasri.
Karena itu, lanjut Nasri, kepala sekolah, dewan guru, dan para siswa diharapkan dapat bersama-sama membangun sekolah melalui prestasi akademik maupun nonakademik.
Menurut Nasri, Pemkot Ternate terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
“Mutu pendidikan di SMP Negeri 7 sudah cukup baik, meski masih terdapat beberapa kebutuhan yang perlu mendapat perhatian,” katanya.
Nasri menyebutkan bahwa ia telah menanyakan langsung kepada kepala sekolah mengenai kendala yang dihadapi. Menurutnya, fasilitas yang ada sudah cukup memadai, tetapi masih diperlukan penambahan sarana penunjang prestasi, seperti fasilitas olahraga dan kesenian. Hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah.
“Keberhasilan siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif kepala sekolah, guru, orang tua, dan para siswa,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 7 Kota Ternate, Mustamin Hamzah, mengatakan sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana, khususnya untuk pengembangan musik tradisional Ternate dan Maluku Utara, telah disampaikan kepada Wakil Wali Kota.
“Masukan dari Wakil Wali Kota sangat berkesan bagi kami. Beliau menekankan pentingnya membangun branding sekolah, memperkuat pendidikan karakter, serta membekali siswa dengan kemampuan menggunakan teknologi digital secara bijak,” ucap Mustamin.
Ia menambahkan, sekolah akan terus mendorong pengembangan bakat dan minat siswa, baik di bidang seni vokal, musik tradisional, olahraga, maupun keagamaan, sebagai bagian dari upaya mencetak peserta didik yang berprestasi dan berkarakter.





