Halmaheranesia – Calon gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Pendaftaran ini dilakukan setelah suaminya, mendiang Benny Laos, meninggal dunia dalam insiden ledakan speedboat di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Taliabu, pada Sabtu, 12 Oktober 2024 lalu.

Walaupun Sherly Tjoanda belum dapat hadir secara langsung dalam pendaftaran karena masih menjalani perawatan intensif, ia diwakili oleh Sarbin Sehe, calon wakil gubernur, tim koalisi, dan simpatisan.

Sarbin Sehe menyatakan, meskipun mereka mengalami duka yang mendalam, proses demokrasi harus tetap berjalan. Dia berkomitmen untuk melanjutkan cita-cita mendiang Benny Laos.

“Saya bersama tim partai pendukung dan Ibu Sherly akan selalu siap melanjutkan amanah dari Pak Benny Laos,” ungkapnya.

Ketua tim pemenangan, Rahmi Husen, menambahkan bahwa kondisi Sherly sudah membaik dan siap untuk berkompetisi, meskipun masih memerlukan dua kali perawatan operasi.

Rahmi juga menyarankan agar KPU melakukan tes kesehatan untuk Sherly di Jakarta.

“Saya yakin akan menang, bukan karena saya optimis, tapi saya lihat berdasarkan data survei dari lembaga terpercaya kami,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota KPU Maluku Utara, Reni Syafrudin mengatakan, pihaknya akan melakukan penelitian berkas dokumen dari Sherly sebagai calon gubernur pengganti.

“Kami akan melakukan masa penelitian serta masa tanggapan dari pihak yang mendapatkan informasi terkait dengan persyaratan calon gubernur pengganti,” pungkasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *