Halmaheranesia – Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan bakal mendistribusikan tiga jenis bantuan bibit di daratan Oba. Bantuan ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian yang disalurkan secara bertahap di bulan Desember 2025 dan pada awal tahun 2026.
Tiga jenis bantuan tersebut adalah bibit pala dengan kapasitas luas lahan 300 hektare, lahan kelapa yang mencapai 650 hektare, kemudian kakao 400 hektare.
Kepala Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan, Fauzi Robo, mengatakan bantuan tersebut merupakan sumber anggaran belanja tambahan (ABT) dari APBN melalui Kementerian Pertanian yang untuk Kota Tidore Kepulauan.
“Bantuan beberapa jenis bibit itu sejalan adanya program hirilisasi kelapa di Maluku Utara, serta merupakan misi pemerintahan Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman (MASI-AMAN) bahwa pertanian menjadi sektor unggulan Kota Tidore,” kata Fauzi Robo, Kamis, 11 Desember 2025.
Ia menjelaskan, untuk bibit pala dan pupuk dasar, pihaknya sudah mendistribusikan kepada kelompok tani sejak beberapa waktu lalu pada akhir November.
“Jadi bibit pala sendiri sudah didistribusikan, sekaligus dengan dana harian orang kerja (HOK) untuk kelompok penerima yang langsung masuk ke rekening masing-masing kelompok dari Kementerian Pertanian,” ungkapnya.
Sementara bibit kelapa dan kakao, kata dia, pihaknya akan mulai salurkan pada awal atau pertengahan tahun 2026, karena sementara ini dalam tahapan menyusun data agar tersalurkan tepat sasaran.
“Komoditi kelapa sangat penting untuk dikembangkan. Kenapa? Karena merupakan komoditi unggulan yang bisa menopang ekonomi masyarakat dalam jangka waktu yang lama sesuai masa pertumbuhan,” jelasnya.
Ia menambahkan, hampir rata-rata usia kelapa di Kota Tidore Kepulauan di atas 40-50 tahun. Makanya produktivitas sudah menurun.
“Maka dengan adanya langkah peremajaan kembali, ini bertujuan untuk hasil produksi kelapa bisa semakin meningkat,” pungkasnya.





