Halmaheranesia – DPRD Kota Tidore Kepulauan mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) agar menata kembali area pintu masuk dan kawasan parkir Pelabuhan Feri yang berada di Desa Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Abdurahman Arsyad, menjelaskan desakan ini merupakan bagian penting yang perlu dilakukan oleh pihak Dishub, sehingga dapat mengoptimalkan pendapatan daerah melalui penarikan retribusi di kawasan pelabuhan.

“Kami telah mencermati beberapa titik yang menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor retribusi, namun belum terkelola secara maksimal. Jadi kami meminta agar segera dievaluasi sehingga meminimalisir kebocoran retribusi di kawasan pelabuhan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan parkir yang tersedia di area pelabuhan feri tersebut semestinya difungsikan secara optimal agar dapat menggenjot pendapatan daerah.

“Adanya kebijakan pemangkasan anggaran daerah, khususnya di Kota Tidore, sangat berdampak. Maka OPD teknis yang mengelola retribusi harus bekerja ekstra supaya keuangan daerah bisa terbantu,” kata Abdurahman.

Meski demikian, kata dia, pihak Dishub harus lebih cermat dalam mengelola dan menata potensi kepelabuhanan, agar sumber pendapatan di sektor retribusi dapat terserap dengan baik sesuai yang ditargetkan.

“Dalam waktu dekat, akan kami gelar rapat dengar pendapat bersama Dishub dan Dispenda. Kebetulan ada juga rencana kerja sama dari pihak ketiga yang akan mengelola e-ticketing. Jadi nanti akan didiskusikan bersama pada RDP,” pungkasnya.

Bagikan:

Julfikri Ismail

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *