Halmaheranesia – Kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara menjadi sorotan. Hingga pertengahan Juni 2026, realisasi penyerapan anggaran instansi tersebut disebut masih tergolong rendah dibandingkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Kondisi tersebut dikabarkan berdampak pada pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur yang belum berjalan sesuai jadwal. Sumber internal yang enggan menyebutkan namanya menjelaskan, beberapa paket pekerjaan fisik yang direncanakan mulai pada triwulan II tahun ini disebut masih tertahan pada tahap administrasi.

Informasi yang diperoleh menyebutkan sejumlah dokumen penting, seperti kontrak kerja, addendum, hingga Surat Perintah Membayar (SPM), masih menunggu persetujuan pimpinan sehingga proses pelaksanaan kegiatan belum dapat berjalan maksimal.

Sorotan pun mengarah kepada Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar. Frekuensi perjalanan dinas ke Jakarta disebut menjadi perhatian sejumlah pihak karena dinilai memengaruhi proses pengambilan keputusan di internal instansi.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah kontraktor disebut belum dapat memulai pekerjaan yang telah direncanakan.

“Jika berlarut-larut, target penyerapan anggaran yang telah ditetapkan pemerintah daerah dikhawatirkan sulit tercapai hingga akhir tahun anggaran,” sebut sumber tersebut.

Padahal, berbagai proyek yang masuk dalam program pembangunan daerah berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, hingga penyediaan sarana air bersih di sejumlah wilayah kepulauan Maluku Utara.

Ia berharap, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melakukan evaluasi terhadap kinerja pimpinan Dinas PUPR agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan sesuai target, mempercepat realisasi anggaran, serta memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat.

Hingga berita ini dipublikasikan, upaya konfirmasi masih terus dilakukan dengan pihak Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara. Namun belum memberikan respon.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *