Halmaheranesia – Kafilah Kota Tidore Kepulauan menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Utara.

Gelar juara umum tersebut diumumkan pada malam penutupan MTQ XXXI yang berlangsung di Aula KH Abdul Gani Kasuba, Jumat, 26 Juni 2026 malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak 21 Juni itu secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe.

MTQ XXXI diikuti kafilah dari 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara. Selain menjadi ajang kompetisi bagi para qari dan qariah terbaik, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Wagub Sarbin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXI.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan MTQ XXXI,” ujarnya.

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi memiliki peran penting dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Selama sepekan pelaksanaan, para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya pada berbagai cabang lomba, di antaranya Tilawatil Qur’an, Qiraat, Tahfidz, Syahril Qur’an, Fahmil Qur’an, Khattil Qur’an hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor 04/SK.DH/MTQ-XXXI/MALUT/VI/2026, Kota Tidore Kepulauan resmi ditetapkan sebagai Juara Umum MTQ XXXI Provinsi Maluku Utara.

Keberhasilan tersebut ditopang oleh raihan prestasi di berbagai cabang, di antaranya Shakila Adiva Hanafi sebagai Juara Tartil Qur’an Putri, Nurul Qarirah sebagai Juara Tilawatil Anak-Anak Putri, serta Dwi Nuraini Sarjono yang meraih Juara Tilawatil Remaja Putri. Tidore juga meraih prestasi pada cabang Tahfidz, Syahril Qur’an, Fahmil Qur’an, dan Khattil Qur’an.

Sementara itu, posisi kedua diraih Kabupaten Halmahera Selatan, disusul Kabupaten Halmahera Timur di peringkat ketiga, dan Kota Ternate di posisi berikutnya.

Wakil Ketua LPTQ Maluku Utara, Mulyadi Wowor, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik selama pelaksanaan MTQ. Ia berharap para juara mampu menjadi duta terbaik Maluku Utara pada MTQ Nasional XXXI di Semarang.

“Semoga lahir qori dan qoriah terbaik yang mampu membawa nama harum Maluku Utara di tingkat nasional,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut panitia juga menyerahkan uang pembinaan dan piagam penghargaan kepada para pemenang. Juara I menerima Rp 5 juta, Juara II Rp4 juta, Juara III Rp3 juta, Harapan I Rp 1 juta, Harapan II Rp750 ribu, dan Harapan III Rp 500 ribu.

Malam penutupan MTQ XXXI ditandai dengan penyerahan piala bergilir kepada Kafilah Kota Tidore Kepulauan oleh Wakil Gubernur Maluku Utara sebagai simbol keberhasilan mereka menjadi juara umum.

Keberhasilan ini mempertegas posisi Kota Tidore Kepulauan sebagai salah satu daerah dengan pembinaan generasi Qur’ani yang kuat dan mampu bersaing di tingkat Provinsi Maluku Utara.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *