Tidore, HN – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen atau akrab disapa Ayah Erik pada Kamis, 4 Juli 2024 secara resmi membuka Turnamen sepak bola U-16 Somahode Cup V tahun 2024.
Pembukaan turnamen ini berlangsung di lapangan bola Desa Somahode, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.
Muhammad Sinen dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sangat mengapresiasi kepada panitia pelaksana atas terselenggaranya turnamen tersebut.
Kegiatan seperti ini, kata dia, memiliki makna yang sangat penting dalam upaya membina dan mengembangkan bakat-bakat muda, terutama di bidang olahraga sepak bola.
“Kami berharap para pemain muda tersebut dapat menemukan dan mengasah potensi yang nantinya akan menjadi tulang punggung prestasi sepak bola di Kota Tidore Kepulauan maupun di tingkat nasional,” ujarnya.
“Ingatlah bahwa kemenangan bukanlah segalanya, tetapi mengasah pengalaman, dan menjaga persahabatan, serta jadikan pembelajaran yang anda temukan dari turnamen ini,” sambungnya.
Selain itu, Ayah Erik juga mengingatkan menjelang momentum politik pada tahun 2024, sangat penting untuk saling menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan guna mewujudkan suasana yang kondusif, damai, dan harmonis.
“Semangat sportivitas yang kita junjung dalam turnamen ini hendaknya juga kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam proses demokrasi yang akan kita jalani bersama,” jelasnya.
“Semoga seluruh rangkaian acara ini dapat dikawal dengan baik oleh panitia sehingga berjalan lancar dan sukses tanpa ada kendala-kendala,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Julfikar Ahmad, saat menyampaikan laporan kegiatan menyebutkan, turnamen ini merupakan kompetisi sepak bola yang diperebutkan oleh tim regional dari SSB komunitas binaan usia di bawah 16 tahun.
“Somahode Open Turnamen adalah Season ke-V yang diselenggarakan oleh panitia di tahun 2024 diikuti oleh tim terbaik yang ada di Maluku Utara yang berjumlah sebanyak 17 tim,” kata Julfikar.
Baginya, tujuan dari turnamen ini adalah sebagai ajang pencarian bakat muda untuk berlaga secara profesional.
Selain itu, kata Julfikar, tujuan lainnya untuk meraih profit yang akan digunakan sebagai keberlangsungan acara dan pengembangan kegiatan olahraga di masa mendatang.
“Kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk menemukan potensi sepak bola muda yang ada di Maluku Utara, khususnya Kota Tidore Kepulauan,” pungkasnya.





