Halmaheranesia — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate berencana menjadikan Pasar Sasa sebagai salah satu prioritas penataan apabila kondisi anggaran daerah, khususnya Transfer ke Daerah (TKD), kembali normal dan tersedia anggaran untuk pembangunan.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan Pasar Sasa memang membutuhkan perbaikan. Karena itu, pemerintah akan memberikan perhatian terhadap kondisi pasar tersebut apabila dukungan anggaran telah tersedia.

“Kalau kondisi TKD ini kembali normal kemudian ada anggaran yang bisa kita siapkan untuk penataan, insyaallah Pasar Sasa itu bisa menjadi atensi dari pemerintah atau jadi prioritas untuk diperbaiki,” ujar Rizal, Kamis, 17 September 2026.

Menurutnya, perbaikan Pasar Sasa nantinya tidak hanya dilakukan pada kondisi fisik, tetapi juga akan mempertimbangkan perubahan tata letak atau desain pasar. Hal ini dinilai perlu karena kondisi pasar saat ini memiliki tata ruang yang kurang ideal.

Rizal menyebut kondisi Pasar Sasa saat ini terlihat seperti “terkurung”, sehingga dapat memengaruhi perilaku konsumen ketika berbelanja.

“Jadi memang ada yang namanya customer behavior. Perilaku konsumen itu kan kadang agak sulit untuk belanja pada situasi pasar seperti itu,” katanya.

Atas kondisi tersebut, kata dia, pemerintah akan melakukan redesain terlebih dahulu sebelum pembenahan dan perbaikan Pasar Sasa dilakukan.

Ia menambahkan, desain baru nantinya diharapkan dapat menyesuaikan dengan perilaku konsumen sehingga kondisi pasar menjadi lebih nyaman dan dapat menarik kembali minat masyarakat untuk berbelanja.

“Tapi rencana revitalisasi tersebut tetap bergantung pada kondisi keuangan daerah dan ketersediaan anggaran,” pungkasnya.

Bagikan:

Andri R. Mansur

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *