Halmaheranesia – Direktur Litbang HPost, Jufri Abubakar, mengumumkan hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon wali kota dan wakil wali kota Ternate tahun 2024.
Survei ini dilaksanakan pada tanggal 4 hingga 11 Oktober 2024, yang melibatkan 700 responden dengan proporsi seimbang laki-laki dan perempuan (50-50) menggunakan multi stage random sampling dengan margin of error +-3,8 persen dan selang kepercayaan 95 persen.
Jufri menyebutakn, setiap responden terpilih diwawancara secara tatap muka yang dilakukan kurang lebih seminggu.
Hasil survei, kata dia, menunjukkan bahwa pasangan Tauhid Soleman – Nasri Abubakar unggul dengan tingkat elektabilitas sebesar 45,4 persen. Di urutan kedua, pasangan Syahril Abdurradjak – Makmur Gamgulu meraih dukungan 35,1 persen, disusul Erwin Umar – Zulkifli H. Umar dengan 13,6 persen, serta Santrani Abusama – Bustamin S. Abdul Latif dengan 5,7 persen.
Ia menegaskan, bahwa keunggulan Tauhid-Nasri ini memperlihatkan kepercayaan masyarakat Kota Ternate terhadap kepemimpinan mereka.
“Dengan perolehan elektabilitas sebesar 45,4 persen, Tauhid-Nasri mampu menunjukkan bahwa masyarakat Ternate masih memberikan kepercayaan besar kepada mereka untuk memimpin kota ini,” kata Jufri, Selasa, 15 Oktober 2024.
Sementara itu, lanjut dia, angka elektabilitas yang diraih oleh Syahril-Makmur juga mengindikasikan persaingan yang ketat.
“Pasangan Syahril-Makmur masih memiliki peluang untuk memobilisasi pemilih yang belum menentukan pilihan. Tantangan ini juga berlaku bagi pasangan Tauhid-Nasri untuk menjaga dan memperkuat basis dukungannya,” jelas Jufri.
Jufri menilai, bahwa pasangan Erwin-Zulkifli dan Santrani-Bustamin memperlihatkan bahwa seluruh pasangan calon memiliki pendukung masing-masing, namun perlu kerja keras untuk menggaet suara pemilih yang masih ragu.
“Survei ini mencakup populasi masyarakat Kota Ternate yang sudah memiliki hak pilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024,” ujarnya.
Ia mengaku, responden pada survei ini dipilih secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih di masing-masing kecamatan, mencakup Ternate Selatan, Ternate Tengah, Ternate Utara, Pulau Ternate, Moti, Hiri, hingga Batang Dua.
“Perlu mencermati dinamika elektoral yang masih bisa berubah mengingat masih ada momentum seperti debat kandidat yang juga menjadi penentu elektoral,” pungkasnya.





