Halmaheranesia – Masalah dugaan kekerasan oknum Satpol PP terhadap dua jurnalis di Kota Ternate, Maluku Utara, masuk tahap penyelidikan, Rabu, 26 Februari 2025.
Seperti diketahui, dua jurnalis, yakni Julfikram Suhadi dari Tribun Ternate dan Fitriyanti Safar dari Halmaheraraya mendapat tindakan kekerasan saat meliput aksi mahasiswa bertajuk “Indonesia Gelap” di kantor wali kota Ternate pada Senin, 24 Februari 2025.
Usai melapor ke polisi, Julfikram Suhadi sudah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dari Polres Ternate.
Kapolres Ternate, AKBP Niko Irawan melalui Kasi Humas, AKP Umar Kombong membenarkan, bahwa saat ini kasus tersebut sudah di tahap penyelidikan.
“SP2HP sudah diserahkan ke pelapor dan kasusnya sudah naik ke tahap penyelidikan,” ujar Umar Kombong.
Ia mengaku, dari pihak Satreskrim pun sudah menerima keterangan tujuh saksi dari para jurnalis serta telah mengambil hasil rekaman CCTV di kantor wali kota Ternate.
“Selanjutnya penyidik akan melayangkan undangan ke pihak terlapor,” jelasnya.
_____
Reporter: Musmaulana





