Halmaheranesia – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen pada Selasa, 2 Desember 2025 mengatakan dalam waktu dekat bakal melakukan evaluasi besar-besaran kepada pejabat eselon II, III, dan IV.
“Dikarenakan terdapat banyak pejabat yang dianggap kinerjanya kurang baik. Bahkan progres menjalankan roda pemerintahan masih bertumpuk pada arahan pimpinan, tanpa melakukan inovasi dan terobosan baru untuk kepentingan masyarakat,” kata Muhammad Sinen.
Ia menuturkan, adanya evaluasi dilakukan bukan karena suka atau tidak suka, melainkan murni berdasarkan kinerja, kedisiplinan, serta komitmen terhadap pakta integritas yang telah ditandatangani oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada saat dilantik.
“Evaluasi terhadap sejumlah pimpinan OPD kini sedang diproses secara administrasi oleh BKPSDM, dan dijadwalkan selesai paling lambat tanggal 5 Desember,” ungkapnya.
Ia mengaku, untuk pergantian jabatan bagi pejabat eselon II hanya akan dilakukan asesmen pada jabatan kosong, seperti Dinas DPMD Kota Tidore, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kesehatan, Dinas Perkim, dan BPKAD Kota Tidore. Sementara untuk sisanya, hanya akan dilakukan pergesaran tanpa harus melalui asesmen.
Olehnya itu, ia tidak akan segan-segan untuk mengganti pejabat yang tidak mampu menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Muhammad Sinen menegaskan, jika target PAD tidak bisa mencapai 100 persen, maka minimal 70-80 persen harus tercapai. Namun faktanya, PAD Kota Tidore sebagian besarnya masih di bawah target minimal yang ditentukan.
“Saya tidak lagi utamakan soal perasaan, melainkan komitmen atas perjanjian dari setiap pejabat yang telah menandatangani pakta integritas, ini masalah jabatan ini bukan warisan yang harus dipertahankan,” pungkasnya.





