Halmaheranesia – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tidore Kepulauan, Mansyur, menyebutkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pajak daerah triwulan empat per 19 Desember 2025 telah mencapai Rp 20.696.972.918 dari target Rp 24 miliar.
“Jadi PAD khusus pada sektor pajak tahun 2025 dipastikan akan melampaui target realisasi. Kami akan secepatnya melakukan perampungan setoran yang masuk. Sehingga pada akhir bulan semuanya sudah clear,” kata Mansyur, Senin, 22 Desember 2025.
Menurutnya, PAD yang sudah terealisasi tentunya bersumber dari sebelas item, di antaranya pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkantoran (PBB-P2), mineral bukan logam dan batuan, air bawah tanah, penerangan jalan, reklame, restoran, dan pajak hotel, dan obsen BPK, hingga obsen BBNKB.
“Tentunya kami berharap agar seluruh stakeholder maupun pihak-pihak terkait terus melalukan kerja sama. Agar tetap berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi daerah terus berjalan baik hingga tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.
Selain itu, Mansyur menegaskan bahwa ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola retribusi yang belum mencapai target. Maka secepatnya paling lambat pada pekan ke tiga bulan Desember sudah bisa menyentuh angka realisasi.
“Kami akan lakukan evaluasi capaian target, sehingga bisa dinilai realisasi atau target PAD itu bisa terus dipertahankan,” jelasnya.
“Jadi kami sangat optimis tahun 2025 ini realisasi PAD tetap tercapai berdasarkan pajak daerah yang ada. Karena pajak daerah tiap tahun tetap terealisasi,” pungkasnya.





