Halmaheranesia – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan proses evaluasi dan rolling jabatan di lingkup Pemerintah Kota Tidore akan dilaksanakan dalam waktu dekat pada awal Januari 2026.

Muhammad Sinen menegaskan, evaluasi dan rolling jabatan yang dilakukan ini tidak berdasarkan pada suka atau pun tidak suka. Melainkan berdasarkan pada kinerja yang disebut dengan Manajemen Talenta.

“Nanti ada yang digeser dan ada yang nonjob. Jadi kalau nonjob itu harus terima,” tegas Muhammad Sinen, Selasa, 6 Januari 2026.

Selain Manajemen Talenta, kata dia, ada faktor lain yang dilihat dalam evaluasi tersebut, seperti pengalaman maupun kemampuan kinerja.

“Karena tahun lalu sampai saat ini, ada tugas maupun tanggung jawab yang saya minta untuk dikerjakan, tapi sampai sekarang tidak terealisasi. Ada juga yang kerja tapi tidak mau libatkan bawahan,” ungkapnya.

“Evaluasi selain Eselon 2, juga dilakukan kepala Eselon 3 dan 4. Karena ada jabatan-jabatan yang kosong,” ucap Muhammad Sinen.

Selain itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM), Rusdy Thamrin, menambahkan Manajemen Talenta mulai berlaku sejak Januari 2026.

Ia mengaku, SK terkait Manajemen Talenta sudah ada dan tinggal ditindaklanjuti. Manajemen Talenta tersebut terdapat sembilan kotak kriteria yang dibagi dalam dua bagian, yakni kinerja dan potensial.

Ia menuturkan, pada bagian kinerja, dibagi dalam tiga kategori, yakni di bawah ekspektasi, sesuai ekspektasi, di atas ekspektasi. Sedangkan pada bagian potensial, dibagi menjadi tiga kategori, yakni rendah, menengah, tinggi.

“Dalam 9 kotak MT itu yang diambil untuk diusulkan itu ada mereka yang posisinya di kotak 7, 8, 9. Tapi yang di kotak 9 lah yang menjadi prioritas utama,” ucap Rusdy.

Bagikan:

Julfikri Ismail

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *