Halmaheranesia – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, dipercaya menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu, 20 Mei 2026.
Upacara yang dipusatkan di halaman SMA Negeri 6 Halmahera Selatan di Desa Laiwui itu berlangsung khidmat dan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Obi, Danramil Pulau Obi Nursahid, Wadanki Kompi 3 Batalyon C Pelopor Ipda Safrudin La Hadi, para kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB, sejumlah kepala SMP, serta para pelajar dari berbagai sekolah di Pulau Obi.
Kehadiran Abubakar Abdullah di tengah agenda kunjungan kerjanya mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Camat Obi menilai, kehadiran langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara menjadi semangat baru bagi dunia pendidikan di wilayah kepulauan tersebut.
“Ini luar biasa. Di sela kunjungan kerja, beliau masih menyempatkan diri menjadi inspektur upacara Harkitnas. Semoga ini menjadi penyemangat bagi kemajuan pendidikan di Pulau Obi,” ujar Camat Obi.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 6 Halmahera Selatan, Murdin, mengaku bersyukur atas kunjungan perdana Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara ke Pulau Obi.
“Kami sangat terharu dan berterima kasih. Ini pertama kalinya Kepala Dinas Pendidikan datang langsung ke Obi. Bahkan beliau mengunjungi tiga wilayah besar, yakni Madopolo, Anggai, dan Laiwui. Semua guru dan kepala sekolah merasa bahagia bisa bertemu langsung dengan Pak Kadis,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Abubakar Abdullah juga membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, sebagai amanat nasional peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026.
Ia menyampaikan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian bangsa diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia guna membangun fondasi fisik generasi masa depan.
Langkah tersebut diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, termasuk peningkatan mutu guru serta penyediaan beasiswa untuk memutus ketimpangan kualitas sumber daya manusia.
Di sektor kesehatan, pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis secara luas untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat. Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan disebut tengah dibangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh.
Selain itu, upaya peningkatan kesejahteraan rakyat diperkuat melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.
Melalui koperasi tersebut, kata dia, masyarakat desa diharapkan memiliki akses lebih mudah terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat-obatan terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri.
Ia mengaku, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 juga menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan semangat “Boedi Oetomo” dalam setiap lini kehidupan.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” pungkasnya.





