Halmaheranesia – Kagōunga secara resmi mengumumkan partisipasinya dalam ajang kuliner internasional bergengsi, Ubud Food Festival (UFF) 2026, yang akan berlangsung pada 28–31 Mei 2026 di Ubud, Bali.

Kehadiran Kagōunga di festival tahun ini menjadi sebuah momentum penting untuk membuktikan bahwa kekayaan kuliner dan gastronomi Maluku Utara memiliki kualitas yang layak untuk duduk setara di panggung dunia.

Dalam perhelatan akbar ini, Kagōunga memboyong tiga delegasi utamanya, yaitu Heri Susanto, Aiya Lee, dan Fikram Tamrin. Tidak hanya sekadar memamerkan produk inovasi unggulan seperti Popeda Instan, delegasi Kagōunga datang dengan misi mendalam: membawa narasi, anatomi, dan martabat pohon sagu dari kacamata para petani serta masyarakat Maluku Utara.

Chief Marketing Officer (CMO), Aiya Lee, dalam keterangan persnya menyebutkan, keterlibatan Kagōunga dalam Ubud Food Festival 2026 akan terbagi ke dalam tiga segmen utama, yakni Pameran Produk: Popeda Instan (Exhibition), Segmen “Fast Forward“, dan MasterclassFarmer’s Table: Flavours of North Maluku with Kagōunga.

“Agenda pertama bertujuan agar pengunjung dapat mengenal lebih dekat dan mendapatkan produk Popeda Instan serta lini produk inovatif Kagōunga lainnya yang berbasis kearifan lokal,” kata Aiya, Selasa, 26 Mei 2026.

Sementara agenda kedua adalah sesi diskusi dan presentasi interaktif yang akan mengupas tuntas masa depan pangan lokal, filosofi pohon sagu, serta bagaimana Kagōunga menjaga martabat pangan Nusantara di era modern.

“Dan agenda ketiga sebuah sesi eksklusif dan terbatas yang hanya menyediakan 25 kursi. Delegasi Kagōunga akan menyajikan secara langsung hidangan autentik bertema kuliner khas Maluku Utara,” jelasnya.

Momentum Ekspansi Global

Menurutnya, keikutsertaan Kagōunga dalam Ubud Food Festival 2026 bukan sekadar partisipasi festival biasa, melainkan langkah strategis yang visioner. Festival ini menjadi batu loncatan yang tepat untuk memperkenalkan keunikan rasa dan nilai budaya Maluku Utara kepada audiens domestik maupun internasional yang berkumpul di Ubud.

Bagi Aiya, bahwa perjalanan ke Bali kali ini membawa misi besar bagi pertumbuhan bisnis dan eksistensi brand di kancah global.

“Kehadiran kami di Ubud Food Festival 2026 adalah momentum penting bagi Kagōunga untuk melakukan ekspansi ke pasar internasional. Kami tidak hanya membawa produk fisik seperti Popeda Instan, tetapi kami membawa identitas, budaya, dan martabat para petani sagu Maluku Utara untuk diperkenalkan kepada dunia,” ujar Aiya Lee.

Melalui sinergi keaslian bahan baku tradisional dan kepraktisan modern, Kagōunga optimistis bahwa kuliner Indonesia Timur mampu memikat lidah para penikmat gastronomi global sekaligus membuka peluang kemitraan internasional yang lebih luas.

Tentang Kagōunga

Sekadar diketahui, Kagōunga adalah sebuah brand dan gerakan yang bergerak di bidang pangan lokal berbasis di Maluku Utara. Berfokus pada hilirisasi komoditas sagu dan rempah, Kagōunga berkomitmen untuk mengangkat martabat pangan lokal, menyejahterakan petani daerah, serta menghadirkan inovasi kuliner tradisional yang praktis seperti Popeda Instan tanpa menghilangkan nilai otentisitasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *