Halmaheranesia – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 di Hotel Bela, Ternate, Jumat, Juli 2026.
Kegiatan yang diinisiasi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI tersebut diikuti ratusan siswa dan guru pendamping dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara. Kegiatan ini memperebutkan tiket menuju Grand Final LCC 4 Pilar MPR RI di Jakarta.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Malut, serta dewan juri dari kalangan akademisi, yakni Syahril Muhammad dari Universitas Khairun, Muhlis Hafel selaku Direktur Universitas Terbuka Ternate, dan Misrina dari Universitas Khairun.
Dalam sambutannya, Sarbin Sehe menegaskan bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini bukan lagi sekadar menghafal nilai-nilai Pancasila, melainkan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafal atau dipahami secara intelektual semata. Generasi kita saat ini masih diwarnai berbagai penyimpangan perilaku karena nilai-nilai Pancasila belum sepenuhnya diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sarbin.
Menurutnya, pengamalan nilai-nilai Pancasila menjadi kunci dalam mengatasi krisis moral sekaligus membentuk karakter generasi muda yang siap menghadapi Indonesia Emas 2045.
Ia juga mengapresiasi upaya MPR RI bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang terus menguatkan pemahaman terhadap empat konsensus dasar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Sarbin berharap para peserta LCC dapat menjadi embrio Generasi Emas 2045 yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme.
“Para pendiri bangsa telah menetapkan NKRI sebagai bentuk negara dan itu sudah final. Tugas adik-adik sekarang adalah mengisi pembangunan, menghentikan perbedaan yang menguras energi bangsa, serta mewujudkan keadilan dan keberlanjutan pembangunan. Berjuanglah secara sportif dan jadikan kompetisi ini sebagai jembatan menuju prestasi di masa depan,” pesannya.
Sementara itu, Plt. Sekjen MPR RI, Siti Fauziah, mengatakan penyelenggaraan LCC 4 Pilar tahun ini terasa istimewa karena menggunakan sistem seleksi berbasis kabupaten/kota, sehingga memberikan kesempatan yang lebih merata bagi daerah untuk berpartisipasi.
Ia mengingatkan bahwa sekolah yang berhasil menjadi juara tidak hanya membawa nama baik sekolahnya, tetapi juga akan mewakili Provinsi Maluku Utara pada Grand Final LCC 4 Pilar MPR RI yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada pertengahan Agustus mendatang.
“Kami berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan, integritas, dan semangat persatuan sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Diketahui, sebanyak sembilan sekolah mengikuti kompetisi tingkat provinsi tersebut, yakni SMAN 1 Tidore Kepulauan, MAN 1 Tidore, SMAN 2 Halmahera Timur, SMAN 8 Kota Ternate, SMAN 1 Pulau Taliabu, SMAN 1 Pulau Morotai, SMAN 1 Kota Ternate, SMKN 1 Kota Ternate, dan SMAN 7 Halmahera Selatan.





