Halmaheranesia – Pemerintah Kota Ternate terus matangkan persiapan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Agustus 2026.
Hingga awal Agustus, progres persiapan penyelenggaraan telah mencapai sekitar 80 persen.
Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat pemantapan yang dipimpin Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, didampingi Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly selaku Ketua Panitia Rakernas XII JKPI, Jumat, 31 Juli 2026.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengatakan rapat tersebut bertujuan mengevaluasi sejauh mana progres persiapan setiap divisi panitia menjelang pelaksanaan Rakernas.
“Rapat hari ini kita ingin melihat sejauh mana progres dari setiap kegiatan dalam Rakernas JKPI. Alhamdulillah sebagian besar sudah berjalan, tetapi masih ada beberapa catatan penting yang harus menjadi perhatian,” ujar Tauhid.
Menurutnya, secara umum persiapan berjalan sesuai rencana. Namun, masih ada sejumlah pekerjaan yang harus segera dituntaskan oleh organisasi perangkat daerah (OPD), terutama penataan kawasan dan penyempurnaan fasilitas publik.
Tauhid juga mengungkapkan antusiasme peserta terus meningkat. Hingga kini lebih dari 800 peserta telah mengonfirmasi kehadiran, belum termasuk peserta Nusantara Raya Run. Pemerintah Kota Ternate pun telah menyiapkan kebutuhan akomodasi bagi seluruh peserta yang akan datang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Ternate sekaligus Ketua Panitia Rakernas XII JKPI, Rizal Marsaoly, mengatakan rapat tersebut menjadi evaluasi penting karena waktu pelaksanaan tinggal sekitar 26 hari.
“Dengan pelaksanaan pada 26 Agustus nanti, waktu yang kita miliki tinggal 26 hari. Karena itu hari ini masing-masing divisi melaporkan progres persiapan kepada Wali Kota,” kata Rizal.
Ia menjelaskan, evaluasi dilakukan terhadap seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penjemputan tamu di Bandara Sultan Babullah, gala dinner, seminar, city tour, hingga pawai budaya dan karnaval. Selain itu, panitia juga meninjau kesiapan hotel, sarana dan prasarana kota, serta sejumlah lokasi yang menjadi pusat kegiatan.
Beberapa kawasan yang telah dibenahi di antaranya Pantai Falajawa, Anjungan Taman Nukila, serta median jalan menuju Bandara Sultan Babullah yang kembali dipercantik melalui penanaman bunga.
“Rapat hari ini lebih mengarah pada kesiapan fasilitas kota agar seluruh tamu merasa nyaman selama berada di Ternate,” ujarnya.
Rizal menyebutkan hingga saat ini sebanyak 47 kepala daerah anggota JKPI telah menyatakan kesediaan hadir. Jumlah tersebut belum termasuk delegasi dari masing-masing daerah maupun peserta kegiatan lainnya.
Menurutnya, secara konsep seluruh agenda Rakernas telah rampung. Panitia kini tinggal menyelesaikan pekerjaan teknis di lapangan sebelum memasuki tahap produksi dan pelaksanaan.
“Secara konsep kami sudah selesai. Saya mengapresiasi seluruh panitia karena persiapannya berjalan sangat baik. Insya Allah tinggal memasuki tahapan produksi hingga implementasi saat hari pelaksanaan nanti,” katanya.
Rakernas XII JKPI akan diawali dengan kegiatan Master Class, Opening Ceremony, Pasar Malam Indonesia, Pentas Budaya, dan Festival Gastronomi. Selanjutnya akan digelar gala dinner, Simposium Internasional, Rakernas JKPI, Seminar Nasional di Aula Banau Kampus I Universitas Khairun, Heritage City Tour, Gelar Budaya, Pawai Budaya, Karnaval, hingga Nusantara Raya Run bertema Fort to Fort.
Selain diikuti anggota JKPI dari berbagai daerah di Indonesia, Simposium Internasional juga akan menghadirkan delegasi dari 13 negara untuk membahas sejarah, warisan budaya, serta jalur rempah dunia melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.





