Halmaheranesia – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara mulai melakukan penyelidikan atas peristiwa meledaknya Speedboat Rigid Inflatable Boad (RIB) 04 milik Basarnas Ternate saat melaksanakan operasi SAR di perairan Gita, Kota Tidore Kepulauan.

Sebelumnya, kejadian insiden ledakan speedboat RIB 04 itu terjadi di perairan Gita, Tidore Kepulauan pada Minggu malam, 2 Februari 2025. Empat orang dinyatakan meninggal dunia dan tujuh anggota tim SAR mengalami luka-luka berat.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Azhari Juanda menyatakan, dalam penyelidikan tersebut pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap para pihak yang terlibat dalam peristiwa ledakan speedboat RIB 04.

Azhari mengaku, dari sejumlah pihak yang terlibat adalah para personil yang selamat dalam peristiwa ledakan spedaboat tersebut. Mereka langsung akan dimintai keterangan.

“Pihak Basarnas dan anggota Polairud yang akan kita ambil keterangan, terutama korban selamat, tapi permintaan keterangan ini masih hanya sebatas klarifikasi dulu karena masih penyelidikan bukan penyidikan,” ujarnya.

Azhari menegaskan, selain mengambil keterangan klarifikasi kepada sejumlah pihak atas insiden tersebut, tim penyidik juga dimintai akan melakukan pengecekan bangkai speedboat RIB 04 yang saat ini sudah berada kantor Basarnas Ternate.

“Yang pasti itu juga akan dilihat lagi, penyelidikan ini baru kita mulai karena korban yang akan dimintai keterangan ada yang sudah sembuh dan ada yang masih dirawat, termasuk anggota kita (Polairud) yang masuk dalam operasi SAR,” jelasnya.

____

Reporter: Musmaulana

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *