Halmaheranesia – Seorang oknum anggota polisi berinisial Bripda AMK yang diduga bertugas di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku Utara, bersama saudara kandungnya berinisial A, dilaporkan ke polisi atas dugaan kekerasan terhadap seorang remaja berinisial ARA warga Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.
Laporan tersebut dilayangkan oleh ayahnya ARA, berinisial AW pada Jumat, 18 Juli 2025, terkait dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur.
Sementara saudara kandungnya Bripda AMK sudah dilaporkan terlebih dahulu ke Polsek Ternate Selatan pada Kamis, 17 Juli 2025 kemarin, dengan dugaan yang sama, yakni terkait tindak pidana kekerasan anak di bawah umur.
Berdasarkan informasi, kekerasan yang menimpa ARA terjadi pada Senin malam, 14 Juli 2025 sekira pukul 20.00 WIT.
Peristiwa tersebut bermula dari saling chatting WhatsApp antara ARA dan A, saudara kandungnya Bripda AMK, dengan urusan menyelesaikan masalah pribadi mereka. Mereka juga diketahui saling berteman di sekolah.
Tak berselang lama, si A lalu menghubungi ARA dan memintanya untuk datang ke rumahnya di Kelurahan Jati, Ternate Selatan, dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Setibanya ARA di rumahnya, ARA tiba-tiba langsung dicekik oleh Bripka AMK, kemudian diduga disusul dua saudaranya. ARA pun mengalami bengkak pada bagian wajah.
“Saya di-chat bilang kalau saya tara (tidak) ke sana dorang (mereka) dapat di jalan akan pukul. Saya tara nyaman langsung datang ke sana,” ujar ARA saat ditemui di rumahnya, Jumat, 18 Juli 2025.
Orang tua korban berharap masalah ini dapat ditangani secara profesional oleh pihak kepolisian.
“Kami berharap pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Ternate Selatan bisa memproses laporan kami,” ungkapnya.
Kapolsek Ternate Selatan Ipda Rahmawati Sukur, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut dan sedang ditangani pihak penyidik.
“Masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan saksi, kalau melibatkan oknum polisi nanti langsung ditangani oleh Propam,” singkatnya.
Sementara itu, halmaheranesia masih berupaya mencari kontak Bripka AMK untuk mengonfirmasi masalah ini.
______
Reporter: Musmaulana





