Halmaheranesia – Sejumlah siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Halmahera Barat, Maluku Utara, diduga menjadi korban pemukulan oleh sekelompok orang. Insiden ini pun terekam lewat rekaman video pada Jumat lalu, 14 November 2025.
Dalam vidio tersebut, terdapat sejumlah orang diduga terlibat menyerang beberapa siswa lainnya dengan menggunakan kayu. Kejadian ini berlangsung di halaman sekolah, tepatnya di lingkungan RT 06/RW 03 Desa Dodinga, Kecamatan Jailolo Selatan.
Akibat dari kejadian tersebut, salah satu orang tua siswa bernama Rinto langsung melaporkan ke pihak kepolisian lantaran anaknya ikut menjadi korban.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut pada Jumat, 14 November 2025 sekitar pukul 10.00 WIT. Terdapat sekelompok orang yang diduga orang tua dari para siswa datang menggunakan mobil Ayla berwarna merah langsung menerobos halaman sekolah.
“Mereka sebanyak enam orang langsung turun dan melakukan penganiayaan terhadap sejumlah siswa, bahkan anak saya yang tidak tahu kejadian apa-apa tetapi menjadi korban penganiayaan dan sangat disayangkan kejadian ini di dalam sekolah,” ungkap Rinto, Senin, 25 November 2025.
Terpisah, Kepala SMA Negeri 5 Halmahera Barat, Ifanah, saat dikonfirmasi mengaku sangat menyayangkan tindakan sekelompok orang tersebut.
“Memang kejadian ini benar awalnya dari perkelahian antara siswa, namun pihak sekolah sudah mediasi untuk dilakukan penyelesaian. Namun di luar dugaan ada pihak orang tua siswa yang tiba-tiba datang lakukan penganiayaan,” ujar Ifanah.
“Tapi sejauh ini kami belum ambil tindakan, karena masih mempertimbangkan tata tertib di sekolah,” sambungnya.
Sementara itu, Kapolsek Jailolo Selatan, Ipda Irhan, mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari orang tua siswa.
“Untuk saksi dan korban sudah kita periksa. Mungkin minggu depan kita panggil dari pihak terlapor untuk dimintai keterangan,” pungkasnya.





