Halmaheranesia – Dua anak di bawah umur menjadi korban kekerasan di lingkungan BTN Maliaro, Kota Ternate, pada Minggu malam, 27 Juli 2025. Kedua korban adalah IS (15) dan RH (13).
Kejadian bermula ketika IS lebih dulu menjadi korban pemukulan oleh sejumlah pelaku. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan sempat viral di media sosial.
Usai dibubarkan oleh warga, RH datang ke lokasi untuk menjemput IS. Namun, baru tiba di lokasi kejadian, RH langsung dikeroyok oleh pelaku yang sama diikuti teman-temannya.
Ia dipukul hingga jatuh bersama sepeda motornya di jalan tanjakan depan rumah warga. Ia sempat berteriak kesakitan saat dianiaya secara sadis oleh lebih dari satu orang.
“Ponakan saya datang untuk jemput temannya, tapi baru sampai depan sini langsung dipukul rame-rame sampai jatuh. Dia teriak kesakitan, dan anak ini juga punya riwayat epilepsi sejak usia dua tahun,” kata salah satu keluarga korban.
Beruntung, saat kejadian RH mengenakan helm dan tidak mengalami kejang. Ia berhasil diselamatkan oleh dua pengendara motor yang kebetulan melintas, kemudian membubarkan para pelaku dan mengantar korban pulang.
Korban pulang dalam kondisi trauma, pakaian penuh tanah, dan mulut berdarah. Hingga saat ini pihak keluarga masih mencari rekaman CCTV tambahan untuk memperkuat laporan. Keluarga pun berharap proses ini dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku.
Kasi Humas Polres Ternate, AKP Umar Kombong membenarkan kejadian itu dan sudah menerima terkait laporan tersebut.
“Laporan sudah masuk tadi malam dan saat ini telah dilimpahkan ke Reskrim,” ujarnya, Senin, 28 Juli 2025.





