Halmaheranesia – Satreskrim Polres Ternate mulai menyelidiki dugaan keracunan yang dialami oleh puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 65 Jambula dan SD Negeri 59 Foramadiahi, Kota Ternate, usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam penyelidikan tersebut, Satreskrim Polres Ternate langsung mengamankan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang police line di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Kastela, Kecamatan Pulau Ternate.

Sebelumnya sebanyak 25 siswa SD Negeri 65 dan 1 siswa SD Negeri 59 dari Foramadiahi diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG pada Kamis, 6 November 2025.

Dari total tersebut, 20 siswa sudah dipulangkan terlebih dahulu dan dinyatakan alergi. Sementara enam siswa yang dilarikan ke RSUD Chasan Boesoirie didiagnosa mengalami keracunan ringan MBG usai diperiksa pihak medis.

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto saat dikonfirmasi mengatakan, penyelidikan ini dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono.

“Tadi setelah mendapat informasi, pihak Dokkes Polda Malut langsung meminta keterangan ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate,” kata AKBP Anita Ratna Yulianto.

Ia mengaku, penyelidikan tersebut bertujuan untuk mengetahui penyebab dugaan terjadinya keracunan yang dirasakan oleh para siswa.

“Jadi bukan membesar-besarkan keadaan, tapi kami hanya ingin mengetahui penyebabnya, apakah dari bahan makanan atau cara pengelolaannya,” ujarnya.

“Jadi memasang police line itu untuk menjaga TKP dan barang bukti jangan hilang. Para Dokkes juga sudah mengambil sampel beberapa bahan makanan dan muntahan dari seorang siswa untuk kepentingan penyelidikan,” jelasnya.

____

Reporter: Musmaulana

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *